Tampilkan postingan dengan label Keharmonisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keharmonisan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Februari 2013

Buku Harian Ayah

Ayah dan ibu sudah menikah 30th & Michael tidak pernah melihat mrk bertengkar.
Bagi Michael, perkawinan ayah & ibu menjadi teladan baginya. Setelah menikah, dia & istrinya sering bertengkar karena hal-hal kecil.

Ketika pulang ke rumah ayahnya,
Michael menuturkan keluhannya pada ayahnya. Ayahnya mendengarkan kemudian masuk, keluar dengan mengusung buku-buku & ditumpuknya di depan Michael.
Sebagian buku sudah kuning, kelihatannya sudah disimpan lama.



Dengan penuh rasa ingin tahu Michael mengambil satu buku itu. Tulisannya benar tulisan ayahnya, agak miring & aneh, ada yg jelas, ada yg semrawut, bahkan ada yg tulisannya sampai menembusi beberapa halaman.
Michael membaca halaman2 buku itu.

Semuanya merupakan catatan hal2 sepele, “Suhu udara berubah jadi dingin, ia mulai merajut baju wol untukku.
Anak2 berisik, untung ada dia.
” Semua itu catatan kebaikan & cinta ibu kpada ayah, cinta ibu kpada anak2 & keluarga.

Senin, 26 November 2012

Kisah Telur dan Tempe

Suatu malam, ibu yg bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam tujuh malam ibu selesai menghidangkan makan malam utk ayah, sangat sederhana, berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.



Sayangnya krn mengurusi adik yg merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong!

Ibu sedikit panik, tapi tdk bisa berbuat banyak.

Kami menunggu dgn tegang apa reaksi ayah yg pulang kerja pasti sdh capek, melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.

Luar biasa! Ayah dgn tenang menikmati dan memakan semua yg disiapkan ibu dgn tersenyum, dan bahkan berkata, “Bu terima kasih ya!” Lalu ayah terus menanyakan kegiatan sy & adik di sekolah.

Selesai makan, masih di meja makan, sy mendengar ibu meminta maaf krn telor & tempe yg gosong itu & satu hal yg tidak pernah sy lupakan adalah apa yg ayah katakan:

“Sayang, aku suka telor & tempe yg gosong.”

Senin, 12 November 2012

Jangan Menyalahkan


Ada sepasang suami dan istri yang telah menikah selama 11 tahun akhirnya dikaruniakan seorang anak. Mereka sangat bahagia dan bersyukur, setelah menunggu sekian lama, akhirnya terkabul juga permohonan doa mereka.

Mereka merawat anak tersebut dengan kasih sayang dan cinta yang luar biasa.

Pada suatu hari, sang ayah terburu-buru ingin berangkat ke kantor dan meninggalkan sebotol obat keras terbuka, karena saking tergesanya, sang ayah berteriak meminta tolong sang ibu untuk menutup dan menyimpan obat tersebut.

Sang ibu, karena kesibukannya di dapur, kelupaan menutup obat tersebut dan masih terbuka seperti ketika ditinggal oleh sang ayah.

Sang anak melihat dan tertarik, maka diambilnya obat tersebut dan diminum sampai habis. Obat tersebut untuk ukuran dewasa sangat keras walaupun hanya beberapa sendok saja, apalagi untuk ukuran anak kecil. Maka anak tersebut tergeletak dan langsung dibawa ke rumah sakit oleh sang ibu.